Film Terminator, yang dirilis pada tahun 1984, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perfilman. Film yang disutradarai oleh James Cameron ini memperkenalkan ide dan teknologi baru ke genre fiksi ilmiah. Itu juga mempopulerkan konsep cyborg dan perjalanan waktu di bioskop. Alur cerita film ini unik, dan tokoh utama yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger menjadi ikon budaya populer.

Terminator: Dark Fate

Kesuksesan film ini juga membuka jalan bagi beberapa sekuel, termasuk Terminator 2: Judgment Hari, dianggap sebagai salah satu sekuel terbaik sepanjang masa. Waralaba Terminator terus memengaruhi sinema modern, menginspirasi banyak film dan acara TV untuk mengeksplorasi tema serupa. Entri terbaru dalam franchise tersebut adalah Terminator: Dark Fate, yang dirilis pada tahun 2019.

Baca Juga: “Dia topless dalam pengambilan gambar”: Arnold Schwarzenegger Masih Berteman Dengan Model Berusia 82 Tahun Heidi Sutter dari Terkenal Gambar’Pumping Iron’

Apa yang Dikatakan Sutradara kepada Linda Hamilton Saat Menembakkan Senjata

Terminator: Dark Fate berfungsi sebagai sekuel langsung dari film Terminator Cameron sebelumnya, Terminator 2: Judgment Day, mengabaikan peristiwa cicilan waralaba lainnya. Film tersebut menampilkan Linda Hamilton mengulangi perannya sebagai Sarah Connor, bersama Arnold Schwarzenegger sebagai T-800 dan Mackenzie Davis sebagai Grace. Karakter baru tersebut dimainkan oleh Natalia Reyes sebagai Dani Ramos dan Gabriel Luna sebagai terminator Rev-9.

Arnold Schwarzenegger dalam Terminator 3: Rise of The Machines

Penggambaran Linda Hamilton sebagai Sarah Connor dalam franchise Terminator seringkali intens dan serius, dengan sikap tanpa basa-basi untuk bertahan hidup. Namun, di balik layar, sang aktris tidak bisa menahan senyum selama adegan tertentu. Selama syuting, Miller harus memberi tahu Linda Hamilton untuk berhenti tersenyum saat dia menembakkan senjata. Terlepas dari keceriaannya, penampilan Hamilton sebagai Sarah Connor secara signifikan memengaruhi penggambaran karakter wanita yang kuat dan mandiri di bioskop.

Transformasinya dari seorang pelayan yang lemah lembut menjadi pejuang yang ganas di Terminator 2: Judgment Day dianggap sebagai momen penting dalam genre tersebut. Waralaba Terminator juga mempopulerkan konsep perjalanan waktu dan memperkenalkan ide-ide baru tentang kecerdasan buatan dan potensi konsekuensinya. Secara keseluruhan, film-film tersebut memiliki pengaruh yang bertahan lama pada genre aksi dan fiksi ilmiah.

Baca Juga: “Aku benar-benar ingin bergaul denganmu”: Christopher Nolan Berjudi Dengan’Tidak Dikenal’Cillian Murphy seharga $373 Film M Setelah Bencana Arnold Schwarzenegger

Apakah Terminator: Dark Fate Replicate Original’s Success

Plot Terminator: Dark Fate berputar di sekitar generasi pahlawan baru yang harus menghadapi yang maju dan mematikan terminator dikirim kembali dari masa depan untuk melenyapkan seorang wanita muda bernama Dani Ramos.

Cuplikan dari Terminator: Dark Fate

Namun, manusia cyborg hibrida bernama Grace dan Sarah Connor bekerja sama untuk melindunginya dan menghentikan terminator menyelesaikan misinya. Sepanjang jalan, mereka bergabung dengan model T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang telah bekerja sebagai pemasang gorden dengan nama Carl, yang menawarkan bantuan dalam misi mereka.

Sementara film tersebut dipuji karena adegan aksi dan penampilannya oleh para pemerannya, film ini menerima tinjauan beragam dari para kritikus dan berkinerja buruk di box office. Meski demikian, Terminator: Dark Fate wajib ditonton oleh para penggemar franchise ini, terutama mereka yang menikmati dua film pertamanya. Ini adalah perjalanan yang intens dan penuh aksi yang menghadirkan faktor nostalgia sambil memperkenalkan karakter segar dan menarik.

Terminator: Dark Fate tersedia untuk streaming di TNT.

Baca Juga: “Itu membunuh orang”: 7 Kali Tn. Olympia Arnold Schwarzenegger Meledakkan Binaragawan Terobsesi Ukuran Menggunakan Steroid

Sumber: IMDB